Perbedaan Atletico De Madrid Fan Token dan Mask Network: Atletico De Madrid Fan Token diperdagangkan di Rp32.381 (kapitalisasi pasar Rp287,6M, volume 24 jam Rp677,84M), sedangkan Mask Network diperdagangkan di Rp6.286 (kapitalisasi pasar Rp627,43M, volume 24 jam Rp148,92M). Perbedaan utamanya: Mask Network jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Atletico De Madrid Fan Token, dan suplai beredar Atletico De Madrid Fan Token 8,9M / 10M ATM (89%) dibanding 100M / 100M MASK (100%) milik Mask Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Atletico De Madrid Fan Token selama 44 Hari dan Mask Network selama 24 Hari.
| ATM | MASK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp287,6M | Rp627,43M |
Volume (24h) | Rp677,84M | Rp148,92M |
Suplai yang Beredar | 8,9M / 10M ATM (89%) | 100M / 100M MASK (100%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
ATM adalah fan token dari tim sepak bola Atletico Madrid. Pemegang token bisa mendapatkan pengalaman eksklusif seperti akses VIP ke Wanda Metropolitano Stadium, meet and greet, dan merchandise bertandatangan. Token ini juga memungkinkan para penggemar punya andil dalam pengambilan keputusan seperti memilih grafis untuk hari pertandingan, pesan inspirasi untuk tim, desain masker wajah, header media sosial, dan desain bus ofisial.
Selengkapnya di halaman ATM →Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →