Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Atletico De Madrid Fan Token (ATM) vs Flare (FLR)

Atletico De Madrid Fan TokenTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Atletico De Madrid Fan Token dan Flare: Atletico De Madrid Fan Token diperdagangkan di Rp32.587 (kapitalisasi pasar Rp287,62M, volume 24 jam Rp683,65M), sedangkan Flare diperdagangkan di Rp107,46 (kapitalisasi pasar Rp9,34T, volume 24 jam Rp32,34M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 32,5× kapitalisasi pasar Atletico De Madrid Fan Token, dan suplai Atletico De Madrid Fan Token dibatasi (8,9M / 10M ATM (89%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Atletico De Madrid Fan Token selama 44 Hari dan Flare selama 32 Hari.

ATMFLR
Kap. Pasar
Rp287,62MRp9,34T
Volume (24h)
Rp683,65MRp32,34M
Suplai yang Beredar
8,9M / 10M ATM (89%)86,9B FLR
Typical Hold Time
44 Hari32 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ATM
97% Beli3% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 44 Hari
FLR
0% Beli100% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 32 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Atletico De Madrid Fan Token

ATM adalah fan token dari tim sepak bola Atletico Madrid. Pemegang token bisa mendapatkan pengalaman eksklusif seperti akses VIP ke Wanda Metropolitano Stadium, meet and greet, dan merchandise bertandatangan. Token ini juga memungkinkan para penggemar punya andil dalam pengambilan keputusan seperti memilih grafis untuk hari pertandingan, pesan inspirasi untuk tim, desain masker wajah, header media sosial, dan desain bus ofisial.

Selengkapnya di halaman ATM

Tentang Flare

Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.

Selengkapnya di halaman FLR