Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Atletico De Madrid Fan Token (ATM) vs Chromia (CHR)

Atletico De Madrid Fan TokenTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Atletico De Madrid Fan Token dan Chromia: Atletico De Madrid Fan Token diperdagangkan di Rp32.375 (kapitalisasi pasar Rp287,6M, volume 24 jam Rp677,84M), sedangkan Chromia diperdagangkan di Rp237,72 (kapitalisasi pasar Rp233,77M, volume 24 jam Rp11,02M). Perbedaan utamanya: Atletico De Madrid Fan Token lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Atletico De Madrid Fan Token dibatasi (8,9M / 10M ATM (89%)), sedangkan Chromia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Atletico De Madrid Fan Token selama 44 Hari dan Chromia selama 51 Hari.

ATMCHR
Kap. Pasar
Rp287,6MRp233,77M
Volume (24h)
Rp677,84MRp11,02M
Suplai yang Beredar
8,9M / 10M ATM (89%)987,4M CHR
Typical Hold Time
44 Hari51 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ATM
97% Beli3% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 44 Hari
CHR

Belum ada data sentimen.

Tentang Atletico De Madrid Fan Token

ATM adalah fan token dari tim sepak bola Atletico Madrid. Pemegang token bisa mendapatkan pengalaman eksklusif seperti akses VIP ke Wanda Metropolitano Stadium, meet and greet, dan merchandise bertandatangan. Token ini juga memungkinkan para penggemar punya andil dalam pengambilan keputusan seperti memilih grafis untuk hari pertandingan, pesan inspirasi untuk tim, desain masker wajah, header media sosial, dan desain bus ofisial.

Selengkapnya di halaman ATM

Tentang Chromia

Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.

Selengkapnya di halaman CHR