Perbedaan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. dan Teknologi Karya Digital Nusa Tbk.: Atlantis Subsea Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 309,98 M, volume 24 jam 7,71 jt), sedangkan Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. diperdagangkan di Rp101 (kapitalisasi pasar 298,08 M, volume 24 jam 2,38 jt). Perbedaan utamanya: Atlantis Subsea Indonesia Tbk. dan Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (7,71 jt vs 2,38 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ATLA | TRON | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 309,98 M | 298,08 M |
Volume | 7,71 jt | 2,38 jt |
Lot | 77,11 rb | 23,82 rb |
Perputaran | 385,57 jt | 238,87 jt |
Harga Rata-rata | 50 | 100,29 |
Nilai Transaksi | 385,57 jt | 238,87 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 50 | 101 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 1,38 jt | 10,5 rb |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. The Company started its commercial activities in 2016.
Selengkapnya di halaman ATLA →PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (formerly PT Damai Harapan Sentosa) (the Entity) wasestablished based on Notarial Deed No. 25 dated January 7, 2011 of Tjoa Karina Juwita SH., Notaryin Jakarta. The Entity started its commercial operations in 2015. PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk is the parent entity, whereas David Santoso is the ultimate beneficial owner starting from 2020.
Selengkapnya di halaman TRON →