Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Atlantis Subsea Indonesia Tbk. (ATLA) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Atlantis Subsea Indonesia Tbk.
Summarecon Agung Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. dan Summarecon Agung Tbk.: Atlantis Subsea Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 309,98 M, volume 24 jam 353 rb), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp282 (kapitalisasi pasar 4,66 T, volume 24 jam 11,14 jt). Perbedaan utamanya: Summarecon Agung Tbk. jauh lebih besar — sekitar 15× kapitalisasi pasar Atlantis Subsea Indonesia Tbk., dan Summarecon Agung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (11,14 jt vs 353 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ATLASMRA
Kapitalisasi Pasar
309,98 M4,66 T
Volume
353 rb11,14 jt
Lot
3,53 rb111,39 rb
Perputaran
17,65 jt3,15 M
Harga Rata-rata
50282,48
Nilai Transaksi
17,65 jt3,15 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
50282
Volume Ekuilibrium Indikatif
521,29 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ATLA
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Atlantis Subsea Indonesia Tbk.

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. The Company started its commercial activities in 2016.

Selengkapnya di halaman ATLA

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA