Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Atlantis Subsea Indonesia Tbk. (ATLA) vs Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO)

Atlantis Subsea Indonesia Tbk.
Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.: Atlantis Subsea Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 309,98 M, volume 24 jam 353 rb), sedangkan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. diperdagangkan di Rp384 (kapitalisasi pasar 11,4 T, volume 24 jam 11,9 jt). Perbedaan utamanya: Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. jauh lebih besar — sekitar 36,8× kapitalisasi pasar Atlantis Subsea Indonesia Tbk., dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. lebih aktif diperdagangkan (11,9 jt vs 353 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ATLASIDO
Kapitalisasi Pasar
309,98 M11,4 T
Volume
353 rb11,9 jt
Lot
3,53 rb118,98 rb
Perputaran
17,65 jt4,55 M
Harga Rata-rata
50382,44
Nilai Transaksi
17,65 jt4,55 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
50384
Volume Ekuilibrium Indikatif
54,91 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ATLA
Lihat detail
SIDO
Lihat detail

Tentang Atlantis Subsea Indonesia Tbk.

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. The Company started its commercial activities in 2016.

Selengkapnya di halaman ATLA

Tentang Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (the Company) domiciled in Semarang, was established based on the Notarial deed No. 21 dated March 18 1975 made in presence of Kahirman Gondodiwirjo, S.H., Notary in Semarang. Initial venture company herbal medicine industry, stems from a domestic industry that is managed by Mrs. Rahkmat Sulistio in 1940 in Yogyakarta, assisted by three employees. A large demand for herbal medicine is more practical packaging, encouraging produced herbs in powder form. Processing of herbal medicine in 1951 moved from Yogyakarta to Semarang with a simple company was founded under the name Sido Muncul, located on Jl. Mlaten Trenggulun, Semarang. In 1970 established CV Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul. Then in 1975, business form herbal medicine industry transformed into Perseroan Terbatas under the name of PT Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul Tbk (The Company).

Selengkapnya di halaman SIDO