Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Atlantis Subsea Indonesia Tbk. (ATLA) vs Phapros Tbk. (PEHA)

Atlantis Subsea Indonesia Tbk.
Phapros Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. dan Phapros Tbk.: Atlantis Subsea Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 309,98 M, volume 24 jam 353 rb), sedangkan Phapros Tbk. diperdagangkan di Rp248 (kapitalisasi pasar 211,68 M, volume 24 jam 288,7 rb). Perbedaan utamanya: Atlantis Subsea Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (353 rb vs 288,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ATLAPEHA
Kapitalisasi Pasar
309,98 M211,68 M
Volume
353 rb288,7 rb
Lot
3,53 rb2,89 rb
Perputaran
17,65 jt69,45 jt
Harga Rata-rata
50240,56
Nilai Transaksi
17,65 jt69,45 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
50248
Volume Ekuilibrium Indikatif
5132

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ATLA
Lihat detail
PEHA
Lihat detail

Tentang Atlantis Subsea Indonesia Tbk.

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. The Company started its commercial activities in 2016.

Selengkapnya di halaman ATLA

Tentang Phapros Tbk.

PT Phapros Tbk was established under the name of N.V. Pharmaceutical Processing Industries, in short N.V. Phapros, based on Notarial Deed No 54 of Tan A Sioe dated 21 June 1954, which later became PT Pharmaceutical Processing Industries, in short PT Phapros based on Notarial Deed No.43 of E. Pondaag, replacing R.M. Soerojo, dated 5 September 1995, which finally became PT Phapros based on Notarial Deed No. 48 of Prof. Dr. Liliana Tedjosaputro, S.H., M.H., MM., dated 12 April 2006. The Company’s immediate and ultimate parent entity is PT Rajawali Nusantara Indonesia, incorporatedand domiciled in Indonesia.

Selengkapnya di halaman PEHA