Perbedaan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. dan Multi Bintang Indonesia Tbk.: Atlantis Subsea Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 309,98 M, volume 24 jam 4,75 jt), sedangkan Multi Bintang Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp6.925 (kapitalisasi pasar 14,85 T, volume 24 jam 2,4 rb). Perbedaan utamanya: Multi Bintang Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 47,9× kapitalisasi pasar Atlantis Subsea Indonesia Tbk., dan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (4,75 jt vs 2,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ATLA | MLBI | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 309,98 M | 14,85 T |
Volume | 4,75 jt | 2,4 rb |
Lot | 47,45 rb | 24 |
Perputaran | 237,26 jt | 16,7 jt |
Harga Rata-rata | 50 | 6.957,29 |
Nilai Transaksi | 237,26 jt | 16,7 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 50 | 7.100 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 1,38 jt | 2 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. The Company started its commercial activities in 2016.
Selengkapnya di halaman ATLA →PT Multi Bintang Indonesia Tbk (The Company) was established on June 3, 1929, based on notarial deed No. 8 of Tjeerd Dijkstra, notary public in Medan, under the name of NV Nederlandsch Indische Bierbrouwerijen. The Company is part of the Heineken Group, where the ultimate shareholder is Heineken N.V. (Heineken).
Selengkapnya di halaman MLBI →