Perbedaan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. dan Gajah Tunggal Tbk.: Atlantis Subsea Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 309,98 M, volume 24 jam 353 rb), sedangkan Gajah Tunggal Tbk. diperdagangkan di Rp1.110 (kapitalisasi pasar 3,87 T, volume 24 jam 2,32 jt). Perbedaan utamanya: Gajah Tunggal Tbk. jauh lebih besar — sekitar 12,5× kapitalisasi pasar Atlantis Subsea Indonesia Tbk., dan Gajah Tunggal Tbk. lebih aktif diperdagangkan (2,32 jt vs 353 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ATLA | GJTL | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 309,98 M | 3,87 T |
Volume | 353 rb | 2,32 jt |
Lot | 3,53 rb | 23,21 rb |
Perputaran | 17,65 jt | 2,58 M |
Harga Rata-rata | 50 | 1.111,76 |
Nilai Transaksi | 17,65 jt | 2,58 M |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 50 | 1.110 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 5 | 124 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. The Company started its commercial activities in 2016.
Selengkapnya di halaman ATLA →PT. Gajah Tunggal, Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 54 dated August 24, 1951 of Raden Meester Soewandi, S.H., notary public in Jakarta. The Company is the largest tire manufacturer in Indonesia with 32% market share of four-wheel vehicle tire market and 85% of the motorcycle tire market.
Selengkapnya di halaman GJTL →