Perbedaan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Atlantis Subsea Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 309,98 M, volume 24 jam 353 rb), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp292 (kapitalisasi pasar 3,49 T, volume 24 jam 86,7 rb). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 11,3× kapitalisasi pasar Atlantis Subsea Indonesia Tbk., dan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (353 rb vs 86,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ATLA | GGRP | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 309,98 M | 3,49 T |
Volume | 353 rb | 86,7 rb |
Lot | 3,53 rb | 867 |
Perputaran | 17,65 jt | 25,33 jt |
Harga Rata-rata | 50 | 292,16 |
Nilai Transaksi | 17,65 jt | 25,33 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 50 | 288 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 5 | 1,2 rb |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. The Company started its commercial activities in 2016.
Selengkapnya di halaman ATLA →PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.
Selengkapnya di halaman GGRP →