Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Atlantis Subsea Indonesia Tbk. (ATLA) vs Lotte Chemical Titan Tbk. (FPNI)

Atlantis Subsea Indonesia Tbk.Trading
Lotte Chemical Titan Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. dan Lotte Chemical Titan Tbk.: Atlantis Subsea Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 309,98 M, volume 24 jam 10,1 jt), sedangkan Lotte Chemical Titan Tbk. diperdagangkan di Rp424 (kapitalisasi pasar 2,4 T, volume 24 jam 2,26 jt). Perbedaan utamanya: Lotte Chemical Titan Tbk. jauh lebih besar — sekitar 7,7× kapitalisasi pasar Atlantis Subsea Indonesia Tbk., dan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,1 jt vs 2,26 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ATLAFPNI
Kapitalisasi Pasar
309,98 M2,4 T
Volume
10,1 jt2,26 jt
Lot
101,01 rb22,6 rb
Perputaran
505,05 jt963,13 jt
Harga Rata-rata
50426,16
Nilai Transaksi
505,05 jt963,13 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
50424
Volume Ekuilibrium Indikatif
19877

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ATLA
Lihat detail
FPNI
Lihat detail

Tentang Atlantis Subsea Indonesia Tbk.

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. The Company started its commercial activities in 2016.

Selengkapnya di halaman ATLA

Tentang Lotte Chemical Titan Tbk.

PT. Lotte Chemical Titan Tbk. (the Company) was established in the Republic of Indonesia under the name of P.T. Indofatra Plastik Industri based on Notarial Deed No. 19 of Rukmasanti Hardjasatya, S.H., dated December 9, 1987. Subsequently, its name was changed to P.T. Fatrapolindo Nusa Industri based on Notarial Deed No. 53 dated July 18, 1988 of the same notary. The Company conduct in Bi-axially Oriented Polypropylene/ BOPP Film industry. Start the commercial operation on 1990 by one line production. Now, the corporate have load capacity 20.000 ton/year.

Selengkapnya di halaman FPNI