Perbedaan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. dan Dwi Guna Laksana Tbk.: Atlantis Subsea Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 309,98 M, volume 24 jam 353 rb), sedangkan Dwi Guna Laksana Tbk. diperdagangkan di Rp220 (kapitalisasi pasar 2,07 T, volume 24 jam 195 rb). Perbedaan utamanya: Dwi Guna Laksana Tbk. jauh lebih besar — sekitar 6,7× kapitalisasi pasar Atlantis Subsea Indonesia Tbk., dan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (353 rb vs 195 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ATLA | DWGL | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 309,98 M | 2,07 T |
Volume | 353 rb | 195 rb |
Lot | 3,53 rb | 1,95 rb |
Perputaran | 17,65 jt | 43 jt |
Harga Rata-rata | 50 | 220,51 |
Nilai Transaksi | 17,65 jt | 43 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 50 | 220 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 5 | 22 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. The Company started its commercial activities in 2016.
Selengkapnya di halaman ATLA →PT Dwi Guna Laksana Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 4 dated November 10, 1986 of Cornelia Juanda Tanuraharja, SH., a public notary in Surakarta.
Selengkapnya di halaman DWGL →