Perbedaan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. dan Intiland Development Tbk.: Atlantis Subsea Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 309,98 M, volume 24 jam 84,96 jt), sedangkan Intiland Development Tbk. diperdagangkan di Rp116 (kapitalisasi pasar 1,19 T, volume 24 jam 19,71 jt). Perbedaan utamanya: Intiland Development Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Atlantis Subsea Indonesia Tbk., dan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (84,96 jt vs 19,71 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ATLA | DILD | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 309,98 M | 1,19 T |
Volume | 84,96 jt | 19,71 jt |
Lot | 849,56 rb | 197,13 rb |
Perputaran | 4,25 M | 2,27 M |
Harga Rata-rata | 50,04 | 115,2 |
Nilai Transaksi | 4,25 M | 2,27 M |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 50 | 116 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 2,54 rb | 1,47 rb |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. The Company started its commercial activities in 2016.
Selengkapnya di halaman ATLA →PT Intiland Development Tbk formerly Dharmala Intiland, controlled by the Gondokusumo family, was established in 1983 as the property arm of the Dharmala Group. The company is basically a real estate developer with its principal asset being the 240-hectare Grande Family Estate in Surabaya.
Selengkapnya di halaman DILD →