Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Atlantis Subsea Indonesia Tbk. (ATLA) vs Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST)

Atlantis Subsea Indonesia Tbk.
Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. dan Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk: Atlantis Subsea Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 309,98 M, volume 24 jam 353 rb), sedangkan Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk diperdagangkan di Rp98 (kapitalisasi pasar 964,73 M, volume 24 jam 1,6 jt). Perbedaan utamanya: Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Atlantis Subsea Indonesia Tbk., dan Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,6 jt vs 353 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ATLABEST
Kapitalisasi Pasar
309,98 M964,73 M
Volume
353 rb1,6 jt
Lot
3,53 rb15,97 rb
Perputaran
17,65 jt158,25 jt
Harga Rata-rata
5099,08
Nilai Transaksi
17,65 jt158,25 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
5098
Volume Ekuilibrium Indikatif
5569

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ATLA
Lihat detail
BEST
Lihat detail

Tentang Atlantis Subsea Indonesia Tbk.

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. The Company started its commercial activities in 2016.

Selengkapnya di halaman ATLA

Tentang Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk

PT Bekasi Fajar Industrial Estate (Company) was established base on notarial deed No.199 of Mr Winanto Wiryomartani, SH, dated Aug 24, 1989 and has been changed by Notarial deed No. 7 dated 4 December1989 by Winanto Wiryomartani, SH., Notary in Jakarta. Based on Notarial Deed No. 24 dated 12 September 2011 of Aulia Taufani, SH., in lieu of Sutjipto, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta, Company been changed the Company’s status from Domestic Investment Company to become Foreign Investment Company (PMA).

Selengkapnya di halaman BEST