Perbedaan Atlantis Subsea Indonesia Tbk. dan Bank Tabungan Negara Persero Tbk: Atlantis Subsea Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 309,98 M, volume 24 jam 353 rb), sedangkan Bank Tabungan Negara Persero Tbk diperdagangkan di Rp1.205 (kapitalisasi pasar 16,4 T, volume 24 jam 17,41 jt). Perbedaan utamanya: Bank Tabungan Negara Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 52,9× kapitalisasi pasar Atlantis Subsea Indonesia Tbk., dan Bank Tabungan Negara Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (17,41 jt vs 353 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ATLA | BBTN | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 309,98 M | 16,4 T |
Volume | 353 rb | 17,41 jt |
Lot | 3,53 rb | 174,1 rb |
Perputaran | 17,65 jt | 20,67 M |
Harga Rata-rata | 50 | 1.187,1 |
Nilai Transaksi | 17,65 jt | 20,67 M |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 50 | 1.205 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 5 | 17,68 rb |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13 dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. The Company started its commercial activities in 2016.
Selengkapnya di halaman ATLA →PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (the Bank) was originally established as a state-owned bank under the name Bank Tabungan Pos, dated February 9,1950. Subsequently, the name of the Bank was changed to Bank Tabungan Negara based on Government Regulation Amendment of Law No.4 of 1963. The Bank started operating as a state-owned commercial bank on April 29, 1989. The Bank started its activities based on sharia principles on February 14, 2005 through the establishment of its first sharia branch in Jakarta - Harmoni.
Selengkapnya di halaman BBTN →