Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Anabatic Technologies Tbk (ATIC) vs Phapros Tbk. (PEHA)

Anabatic Technologies Tbk
Phapros Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Anabatic Technologies Tbk dan Phapros Tbk.: Anabatic Technologies Tbk diperdagangkan di Rp472 (kapitalisasi pasar 1,07 T, volume 24 jam 137,6 rb), sedangkan Phapros Tbk. diperdagangkan di Rp248 (kapitalisasi pasar 211,68 M, volume 24 jam 288,7 rb). Perbedaan utamanya: Anabatic Technologies Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar Phapros Tbk., dan Phapros Tbk. lebih aktif diperdagangkan (288,7 rb vs 137,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ATICPEHA
Kapitalisasi Pasar
1,07 T211,68 M
Volume
137,6 rb288,7 rb
Lot
1,38 rb2,89 rb
Perputaran
64,01 jt69,45 jt
Harga Rata-rata
465,21240,56
Nilai Transaksi
64,01 jt69,45 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
472248
Volume Ekuilibrium Indikatif
4132

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ATIC
Lihat detail
PEHA
Lihat detail

Tentang Anabatic Technologies Tbk

PT Anabatic Technologies Tbk (the Company) was established in Indonesia under the name of PT Anabatic Teknologi based on the Notarial Deed No. 4 dated November 1, 2001 of Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., Notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman ATIC

Tentang Phapros Tbk.

PT Phapros Tbk was established under the name of N.V. Pharmaceutical Processing Industries, in short N.V. Phapros, based on Notarial Deed No 54 of Tan A Sioe dated 21 June 1954, which later became PT Pharmaceutical Processing Industries, in short PT Phapros based on Notarial Deed No.43 of E. Pondaag, replacing R.M. Soerojo, dated 5 September 1995, which finally became PT Phapros based on Notarial Deed No. 48 of Prof. Dr. Liliana Tedjosaputro, S.H., M.H., MM., dated 12 April 2006. The Company’s immediate and ultimate parent entity is PT Rajawali Nusantara Indonesia, incorporatedand domiciled in Indonesia.

Selengkapnya di halaman PEHA