Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Aethir dan The Graph: Aethir diperdagangkan di Rp75,97 (kapitalisasi pasar Rp1,54T, volume 24 jam Rp222,01M), sedangkan The Graph diperdagangkan di Rp316,21 (kapitalisasi pasar Rp3,44T, volume 24 jam Rp245,59M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Aethir, dan suplai Aethir dibatasi (20,1B / 42B ATH (48%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aethir selama 37 Hari dan The Graph selama 95 Hari.
| ATH | GRT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,54T | Rp3,44T |
Volume (24h) | Rp222,01M | Rp245,59M |
Suplai yang Beredar | 20,1B / 42B ATH (48%) | 10,9B GRT |
Typical Hold Time | 37 Hari | 95 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aethir (ATH) saat ini diperdagangkan pada Rp75.351 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Token berada di zona support kritis antara S2 (Rp75) dan S1 (Rp77), dengan market cap Rp1,58T dan 48% supply beredar. RSI menunjukkan kondisi netral, namun ADX mengindikasikan tren kuat. Hold time rata-rata 37 hari mencerminkan kepercayaan jangka menengah.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada rebound dari support Rp75, sementara risiko utama adalah breakdown di bawah level kritis. Perhatikan volume trading dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi arah selanjutnya.
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di Rp311,2 dengan kapitalisasi pasar Rp3,49T, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Token berada dalam zona konsolidasi dengan support kritis di Rp306 dan resistance di Rp331. RSI menunjukkan kondisi netral sementara ADX mengindikasikan tren lemah. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan bias bearish jangka pendek. Peluang utama terletak pada bounce dari support Rp306, sementara risiko utama adalah breakdown di bawah level tersebut yang dapat memicu penurunan lebih lanjut. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem Web3 untuk sinyal perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aethir dapat dijelaskan sebagai infrastruktur cloud computing terdistribusi. Aethir mengumpulkan chip GPU kelas enterprise ke dalam jaringan global tunggal untuk meningkatkan suplai sumber daya cloud computing untuk sektor AI, gaming, dan virtual computing.
Selengkapnya di halaman ATH →The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →