Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Aethir dan Gram: Aethir diperdagangkan di Rp75,44 (kapitalisasi pasar Rp1,51T, volume 24 jam Rp206,44M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp28.553 (kapitalisasi pasar Rp78,04T, volume 24 jam Rp2,02T). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 51,7× kapitalisasi pasar Aethir, dan suplai Aethir dibatasi (20,1B / 42B ATH (48%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aethir selama 37 Hari dan Gram selama 0 Hari.
| ATH | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,51T | Rp78,04T |
Volume (24h) | Rp206,44M | Rp2,02T |
Suplai yang Beredar | 20,1B / 42B ATH (48%) | 2,7B GRAM |
Typical Hold Time | 37 Hari | 0 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aethir (ATH) saat ini diperdagangkan pada Rp75.351 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages. Token berada di zona support kritis antara S2 (Rp75) dan S1 (Rp77), dengan market cap Rp1,58T dan 48% supply beredar. RSI menunjukkan kondisi netral, namun ADX mengindikasikan tren kuat. Hold time rata-rata 37 hari mencerminkan kepercayaan jangka menengah.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada rebound dari support Rp75, sementara risiko utama adalah breakdown di bawah level kritis. Perhatikan volume trading dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi arah selanjutnya.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp28.713 dengan kapitalisasi pasar Rp77,12 triliun. Sinyal teknis menunjukkan netral dengan indikator moving average dan osilator yang berimbang. Harga berada di antara support S1 (Rp27.967) dan pivot point (Rp30.153), mengindikasikan konsolidasi jangka pendek. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan netral dengan potensi breakout jika harga mampu menembus resistance R1 (Rp31.301). Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan keterbatasan data fundamental. Investor perlu memantau volume perdagangan dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi arah tren selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aethir dapat dijelaskan sebagai infrastruktur cloud computing terdistribusi. Aethir mengumpulkan chip GPU kelas enterprise ke dalam jaringan global tunggal untuk meningkatkan suplai sumber daya cloud computing untuk sektor AI, gaming, dan virtual computing.
Selengkapnya di halaman ATH →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →