Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Automata Network (ATA) vs Obol (OBOL)

Automata Network
Obol

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Automata Network dan Obol: Automata Network diperdagangkan di Rp23,1 (kapitalisasi pasar Rp85,38M, volume 24 jam Rp58,64M), sedangkan Obol diperdagangkan di Rp157,55 (kapitalisasi pasar Rp30,1M, volume 24 jam Rp51,72M). Perbedaan utamanya: Automata Network jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Obol, dan suplai Obol dibatasi (161,3M / 500M OBOL (33%)), sedangkan Automata Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Automata Network selama 51 Hari dan Obol selama 14 Hari.

ATAOBOL
Kap. Pasar
Rp85,38MRp30,1M
Volume (24h)
Rp58,64MRp51,72M
Suplai yang Beredar
971,3M ATA161,3M / 500M OBOL (33%)
Typical Hold Time
51 Hari14 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Automata Network

Automata Network (ATA) saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp85,38 juta dengan supply yang beredar 971,3 juta token. Aset ini menunjukkan waktu holding rata-rata 51 hari, mengindikasikan aktivitas holding jangka menengah. Data teknis dan fundamental terbaru terbatas, namun perlu pemantauan volume perdagangan dan update protokol untuk menilai momentum.

Outlook ATA netral dengan risiko volatilitas tinggi khas crypto. Peluang ada pada adopsi jaringan yang meningkat, namun investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dan sensitivitas regulasi sektor crypto. Risiko utama termasuk volatilitas harga dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem blockchain secara keseluruhan.

Obol

OBOL menunjukkan kapitalisasi pasar rendah sebesar Rp30,1 juta dengan supply yang beredar 33% dari total maksimum 500 juta token. Data teknis menunjukkan volatilitas tinggi dalam perdagangan 24 jam, sementara aktivitas jaringan dan perkembangan ekosistem belum terlihat signifikan. Token ini berada dalam fase awal dengan likuiditas terbatas di pasar kripto Indonesia.

Outlook: Potensi pertumbuhan bergantung pada adopsi jaringan dan pengembangan ekosistem, namun risiko utama meliputi likuiditas rendah, volatilitas ekstrem, dan ketergantungan pada pasar domestik. Investor perlu mempertimbangkan profil risiko tinggi sebelum berpartisipasi.

Tentang Automata Network

Automata Network (ATA) meningkatkan privasi dan keamanan dalam blockchain dengan menggunakan sistem modular yang meningkatkan kinerja mesin di Ethereum melalui TEE Coprocessors. Hal ini menyatukan berbagai fitur seperti Conveyor, Intel SGX, dan App-Specific Rollup sebagai solusi yang kuat untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps). Dengan menggunakan teknoloti TEE, Automata Network memastikan data tetap aman dan terjamin.

Selengkapnya di halaman ATA

Tentang Obol

Obol mengembangkan teknologi penting yang meningkatkan desentralisasi dan keamanan Ethereum, saat ini melindungi miliaran ETH yang distake. Distributed Validators (DV) menawarkan uptime lebih baik, risiko lebih rendah, dan performa lebih tinggi dibanding staking tradisional. Dengan middleware Charon, DV memungkinkan validator Ethereum berfungsi di berbagai operator dan mesin, dilengkapi threshold signing dan distributed key generation untuk ketahanan tambahan. Obol Collective, yang didukung oleh Token OBOL, mencakup ekosistem operator desentralisasi terbesar dengan pemain utama seperti Lido dan Blockdaemon. Obol Stack mempermudah penyebaran node Ethereum dan infrastruktur desentralisasi lainnya, mendorong pertumbuhan ekonomi Ethereum.

Selengkapnya di halaman OBOL