Perbedaan Automata Network dan Jito: Automata Network diperdagangkan di Rp23,1 (kapitalisasi pasar Rp85,38M, volume 24 jam Rp58,64M), sedangkan Jito diperdagangkan di Rp9.963 (kapitalisasi pasar Rp5,04T, volume 24 jam Rp453,79M). Perbedaan utamanya: Jito jauh lebih besar — sekitar 59× kapitalisasi pasar Automata Network, dan suplai beredar Automata Network 971,3M ATA dibanding 509,8M JTO milik Jito. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Automata Network selama 54 Hari dan Jito selama 29 Hari.
| ATA | JTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp85,38M | Rp5,04T |
Volume (24h) | Rp58,64M | Rp453,79M |
Suplai yang Beredar | 971,3M ATA | 509,8M JTO |
Typical Hold Time | 54 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Automata Network (ATA) meningkatkan privasi dan keamanan dalam blockchain dengan menggunakan sistem modular yang meningkatkan kinerja mesin di Ethereum melalui TEE Coprocessors. Hal ini menyatukan berbagai fitur seperti Conveyor, Intel SGX, dan App-Specific Rollup sebagai solusi yang kuat untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps). Dengan menggunakan teknoloti TEE, Automata Network memastikan data tetap aman dan terjamin.
Selengkapnya di halaman ATA →Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →