Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Automata Network (ATA) vs The Graph (GRT)

Automata Network
The Graph

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Automata Network dan The Graph: Automata Network diperdagangkan di Rp23,1 (kapitalisasi pasar Rp85,38M, volume 24 jam Rp58,64M), sedangkan The Graph diperdagangkan di Rp316,09 (kapitalisasi pasar Rp3,44T, volume 24 jam Rp245,62M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 40,3× kapitalisasi pasar Automata Network, dan suplai beredar Automata Network 971,3M ATA dibanding 10,9B GRT milik The Graph. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Automata Network selama 51 Hari dan The Graph selama 95 Hari.

ATAGRT
Kap. Pasar
Rp85,38MRp3,44T
Volume (24h)
Rp58,64MRp245,62M
Suplai yang Beredar
971,3M ATA10,9B GRT
Typical Hold Time
51 Hari95 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Automata Network

Automata Network (ATA) saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp85,38 juta dengan supply yang beredar 971,3 juta token. Aset ini menunjukkan waktu holding rata-rata 51 hari, mengindikasikan aktivitas holding jangka menengah. Data teknis dan fundamental terbaru terbatas, namun perlu pemantauan volume perdagangan dan update protokol untuk menilai momentum.

Outlook ATA netral dengan risiko volatilitas tinggi khas crypto. Peluang ada pada adopsi jaringan yang meningkat, namun investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dan sensitivitas regulasi sektor crypto. Risiko utama termasuk volatilitas harga dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem blockchain secara keseluruhan.

The Graph

The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di Rp316,09 dengan kapitalisasi pasar Rp3,41 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan 16 indikator jual versus 2 beli. Posisi harga berada di zona support kritis antara S2 (Rp314) dan S1 (Rp319), sementara RSI netral menunjukkan momentum lemah. Token ini memiliki waktu hold rata-rata 95 hari, mengindikasikan holding pattern jangka menengah di kalangan investor.

Outlook keseluruhan bearish dengan tekanan jual dominan, namun posisi dekat support kritis menawarkan peluang entry bagi trader jangka pendek. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan dari moving averages. Perhatikan level support Rp306 sebagai zona kritis untuk konfirmasi trend selanjutnya.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ATA

Belum ada data sentimen.

GRT
5% Beli95% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 95 Hari

Tentang Automata Network

Automata Network (ATA) meningkatkan privasi dan keamanan dalam blockchain dengan menggunakan sistem modular yang meningkatkan kinerja mesin di Ethereum melalui TEE Coprocessors. Hal ini menyatukan berbagai fitur seperti Conveyor, Intel SGX, dan App-Specific Rollup sebagai solusi yang kuat untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps). Dengan menggunakan teknoloti TEE, Automata Network memastikan data tetap aman dan terjamin.

Selengkapnya di halaman ATA

Tentang The Graph

The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.

Selengkapnya di halaman GRT