Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Automata Network dan Epic Chain: Automata Network diperdagangkan di Rp23,1 (kapitalisasi pasar Rp85,38M, volume 24 jam Rp58,64M), sedangkan Epic Chain diperdagangkan di Rp5.742 (kapitalisasi pasar Rp191,53M, volume 24 jam Rp361,21M). Perbedaan utamanya: Epic Chain jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Automata Network, dan suplai Epic Chain dibatasi (33,6M / 33,6M EPIC (100%)), sedangkan Automata Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Automata Network selama 51 Hari dan Epic Chain selama 10 Hari.
| ATA | EPIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp85,38M | Rp191,53M |
Volume (24h) | Rp58,64M | Rp361,21M |
Suplai yang Beredar | 971,3M ATA | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 10 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Automata Network (ATA) saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp85,38 juta dengan supply yang beredar 971,3 juta token. Aset ini menunjukkan waktu holding rata-rata 51 hari, mengindikasikan aktivitas holding jangka menengah. Data teknis dan fundamental terbaru terbatas, namun perlu pemantauan volume perdagangan dan update protokol untuk menilai momentum.
Outlook ATA netral dengan risiko volatilitas tinggi khas crypto. Peluang ada pada adopsi jaringan yang meningkat, namun investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dan sensitivitas regulasi sektor crypto. Risiko utama termasuk volatilitas harga dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem blockchain secara keseluruhan.
Epic Chain saat ini diperdagangkan pada Rp6.109 dengan kapitalisasi pasar Rp204,73 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages. Token telah mencapai sirkulasi penuh 33,6 juta EPIC dengan hold time rata-rata 10 hari. Harga berada di zona support kritis antara S1 (Rp4.862) dan S2 (Rp3.601), sementara resistance terdekat di R1 (Rp8.489).
Outlook keseluruhan tetap bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada rebound dari support kuat, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan tekanan jual berkelanjutan. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam periode terakhir.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Automata Network (ATA) meningkatkan privasi dan keamanan dalam blockchain dengan menggunakan sistem modular yang meningkatkan kinerja mesin di Ethereum melalui TEE Coprocessors. Hal ini menyatukan berbagai fitur seperti Conveyor, Intel SGX, dan App-Specific Rollup sebagai solusi yang kuat untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps). Dengan menggunakan teknoloti TEE, Automata Network memastikan data tetap aman dan terjamin.
Selengkapnya di halaman ATA →Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →