Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Automata Network dan Core: Automata Network diperdagangkan di Rp23,1 (kapitalisasi pasar Rp85,38M, volume 24 jam Rp58,64M), sedangkan Core diperdagangkan di Rp442,74 (kapitalisasi pasar Rp552,39M, volume 24 jam Rp93,05M). Perbedaan utamanya: Core jauh lebih besar — sekitar 6,5× kapitalisasi pasar Automata Network, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Automata Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Automata Network selama 51 Hari dan Core selama 37 Hari.
| ATA | CORE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp85,38M | Rp552,39M |
Volume (24h) | Rp58,64M | Rp93,05M |
Suplai yang Beredar | 971,3M ATA | 1,2B / 2,1B CORE (60%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 37 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Automata Network (ATA) saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp85,38 juta dengan supply yang beredar 971,3 juta token. Aset ini menunjukkan waktu holding rata-rata 51 hari, mengindikasikan aktivitas holding jangka menengah. Data teknis dan fundamental terbaru terbatas, namun perlu pemantauan volume perdagangan dan update protokol untuk menilai momentum.
Outlook ATA netral dengan risiko volatilitas tinggi khas crypto. Peluang ada pada adopsi jaringan yang meningkat, namun investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dan sensitivitas regulasi sektor crypto. Risiko utama termasuk volatilitas harga dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem blockchain secara keseluruhan.
CORE saat ini diperdagangkan di Rp439,32 dengan kapitalisasi pasar Rp558,41 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak meski osilator netral. Token berada di zona support kritis S1 (Rp438), dengan sirkulasi supply 60% dari total 2,1 juta token. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juni 2026.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp428 jika level Rp438 tidak bertahan. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas resistance Rp466, namun volume trading yang rendah dan sentimen pasar kripto global yang hati-hati membatasi potensi kenaikan. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas di pasar IDR.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Automata Network (ATA) meningkatkan privasi dan keamanan dalam blockchain dengan menggunakan sistem modular yang meningkatkan kinerja mesin di Ethereum melalui TEE Coprocessors. Hal ini menyatukan berbagai fitur seperti Conveyor, Intel SGX, dan App-Specific Rollup sebagai solusi yang kuat untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps). Dengan menggunakan teknoloti TEE, Automata Network memastikan data tetap aman dan terjamin.
Selengkapnya di halaman ATA →CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →