Perbedaan APRO dan Useless Coin: APRO diperdagangkan di Rp2.954 (kapitalisasi pasar Rp734,85M, volume 24 jam Rp207,68M), sedangkan Useless Coin diperdagangkan di Rp600,61 (kapitalisasi pasar Rp641,69M, volume 24 jam Rp91,32M). Perbedaan utamanya: APRO dan Useless Coin berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar APRO 250M / 1B AT (25%) dibanding 999,1M / 1B USELESS (100%) milik Useless Coin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan APRO selama 5 Hari dan Useless Coin selama 4 Hari.
| AT | USELESS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp734,85M | Rp641,69M |
Volume (24h) | Rp207,68M | Rp91,32M |
Suplai yang Beredar | 250M / 1B AT (25%) | 999,1M / 1B USELESS (100%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Allora adalah platform kecerdasan terbuka yang memungkinkan sistem AI belajar, beradaptasi, dan berkembang secara kolektif. Platform ini menyediakan lapisan bersama tempat berbagai model digabungkan, dibandingkan, dan diperbaiki secara real-time, sehingga pengguna dan pengembang dapat berkontribusi dan mendapatkan manfaat dari kecerdasan kolaboratif.
Selengkapnya di halaman AT →Useless Coin adalah proyek DeFi yang fokus menciptakan alat mudah guna untuk menyederhanakan pengalaman crypto. Ekosistemnya mencakup aplikasi seluler untuk manajemen portofolio dan hadiah otomatis. USELESS berfungsi sebagai token utilitas utama untuk biaya transaksi, staking, dan fitur premium aplikasi.
Selengkapnya di halaman USELESS →