Perbedaan APRO dan MyShell: APRO diperdagangkan di Rp2.912 (kapitalisasi pasar Rp731,41M, volume 24 jam Rp173,25M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp353,63 (kapitalisasi pasar Rp145,78M, volume 24 jam Rp81,13M). Perbedaan utamanya: APRO jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar APRO 250M / 1B AT (25%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan APRO selama 5 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| AT | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp731,41M | Rp145,78M |
Volume (24h) | Rp173,25M | Rp81,13M |
Suplai yang Beredar | 250M / 1B AT (25%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Allora adalah platform kecerdasan terbuka yang memungkinkan sistem AI belajar, beradaptasi, dan berkembang secara kolektif. Platform ini menyediakan lapisan bersama tempat berbagai model digabungkan, dibandingkan, dan diperbaiki secara real-time, sehingga pengguna dan pengembang dapat berkontribusi dan mendapatkan manfaat dari kecerdasan kolaboratif.
Selengkapnya di halaman AT →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →