Perbedaan APRO dan Port3 Network: APRO diperdagangkan di Rp2.767 (kapitalisasi pasar Rp693,89M, volume 24 jam Rp285,36M), sedangkan Port3 Network diperdagangkan di Rp23,63 (kapitalisasi pasar Rp15,67M, volume 24 jam Rp28,22M). Perbedaan utamanya: APRO jauh lebih besar — sekitar 44,3× kapitalisasi pasar Port3 Network, dan suplai beredar APRO 250M / 1B AT (25%) dibanding 692,9M / 1B PORT3 (70%) milik Port3 Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan APRO selama 5 Hari dan Port3 Network selama 10 Hari.
| AT | PORT3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp693,89M | Rp15,67M |
Volume (24h) | Rp285,36M | Rp28,22M |
Suplai yang Beredar | 250M / 1B AT (25%) | 692,9M / 1B PORT3 (70%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Allora adalah platform kecerdasan terbuka yang memungkinkan sistem AI belajar, beradaptasi, dan berkembang secara kolektif. Platform ini menyediakan lapisan bersama tempat berbagai model digabungkan, dibandingkan, dan diperbaiki secara real-time, sehingga pengguna dan pengembang dapat berkontribusi dan mendapatkan manfaat dari kecerdasan kolaboratif.
Selengkapnya di halaman AT →Port3 Network adalah platform Web3 serbaguna yang berfokus pada input dan output data sosial. Platform ini menggabungkan berbagai komponen dan inisiatif untuk mentransformasi jaringan data terdesentralisasi. Inti dari Port3 Network adalah penggunaan AI untuk mengindeks dan menstandarkan data, membangun AI Data Layer yang kuat sebagai fondasi aplikasi Web3. Jaringan data AI terdesentralisasi ini mengumpulkan dan menstandarkan informasi untuk layanan AI dan strategi cerdas, menjadikannya bagian penting bagi proyek-proyek berbasis blockchain.
Selengkapnya di halaman PORT3 →