Perbedaan APRO dan Neo: APRO diperdagangkan di Rp2.770 (kapitalisasi pasar Rp692,62M, volume 24 jam Rp286,21M), sedangkan Neo diperdagangkan di Rp30.041 (kapitalisasi pasar Rp2,13T, volume 24 jam Rp69,88M). Perbedaan utamanya: Neo jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar APRO, dan suplai APRO dibatasi (250M / 1B AT (25%)), sedangkan Neo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan APRO selama 5 Hari dan Neo selama 94 Hari.
| AT | NEO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp692,62M | Rp2,13T |
Volume (24h) | Rp286,21M | Rp69,88M |
Suplai yang Beredar | 250M / 1B AT (25%) | 70,5M NEO |
Typical Hold Time | 5 Hari | 94 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Allora adalah platform kecerdasan terbuka yang memungkinkan sistem AI belajar, beradaptasi, dan berkembang secara kolektif. Platform ini menyediakan lapisan bersama tempat berbagai model digabungkan, dibandingkan, dan diperbaiki secara real-time, sehingga pengguna dan pengembang dapat berkontribusi dan mendapatkan manfaat dari kecerdasan kolaboratif.
Selengkapnya di halaman AT →Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →