Perbedaan Astar dan Tellor: Astar diperdagangkan di Rp81,39 (kapitalisasi pasar Rp710,88M, volume 24 jam Rp20,79M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp236.379 (kapitalisasi pasar Rp661,27M, volume 24 jam Rp814,54M). Perbedaan utamanya: Astar dan Tellor berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Astar dibatasi (8,7B / 10B ASTR (88%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 53 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| ASTR | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp710,88M | Rp661,27M |
Volume (24h) | Rp20,79M | Rp814,54M |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 53 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →