Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Astar dan TAC Protocol: Astar diperdagangkan di Rp89,42 (kapitalisasi pasar Rp780,7M, volume 24 jam Rp35,22M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp51,68 (kapitalisasi pasar Rp240,02M, volume 24 jam Rp549,77M). Perbedaan utamanya: Astar jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai Astar dibatasi (8,7B / 10B ASTR (88%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 50 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| ASTR | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp780,7M | Rp240,02M |
Volume (24h) | Rp35,22M | Rp549,77M |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 50 Hari | 4 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Astar (ASTR) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp89.394, mendekati level support S1 di Rp90. Token ini menunjukkan tekanan jual yang kuat berdasarkan sinyal teknis dengan 16 indikator sell versus 2 buy. Supply yang beredar mencapai 8,7 juta dari total maksimum 10 juta ASTR, menunjukkan tingkat sirkulasi 88% dengan rata-rata hold time 50 hari.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat di Rp85, sementara risiko utama adalah potensi breakdown di bawah level support jika tekanan jual berlanjut. Investor perlu memantau ketat level kunci Rp85-90 sebagai zona kritis untuk arah selanjutnya.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp80,643 dengan kapitalisasi pasar Rp369,05 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. Token ini memiliki waktu tahan rata-rata 4 hari, dengan RSI_6 di level 3,50 yang mengindikasikan kondisi oversold. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data yang tersedia.
Outlook keseluruhan tetap bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level oversold, sementara risiko utama mencakup likuiditas terbatas, tekanan jual berkelanjutan, dan kurangnya perkembangan fundamental yang dapat mendukung pemulihan harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →