Perbedaan Astar dan STBL: Astar diperdagangkan di Rp80,53 (kapitalisasi pasar Rp703,13M, volume 24 jam Rp23,13M), sedangkan STBL diperdagangkan di Rp400,87 (kapitalisasi pasar Rp280,86M, volume 24 jam Rp21,07M). Perbedaan utamanya: Astar jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar STBL, dan suplai beredar Astar 8,7B / 10B ASTR (88%) dibanding 700M / 10B STBL (8%) milik STBL. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 53 Hari dan STBL selama 7 Hari.
| ASTR | STBL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp703,13M | Rp280,86M |
Volume (24h) | Rp23,13M | Rp21,07M |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 700M / 10B STBL (8%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 7 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Astar (ASTR) saat ini diperdagangkan di zona Rp81.954 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan potensi oversold berdasarkan RSI. Token ini memiliki sirkulasi 88% dari total supply 10 juta ASTR dengan rata-rata hold time 53 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook: Bearish jangka pendek dengan peluang rebound dari level oversold. Risiko utama: volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor perlu memantau level support kritis di Rp79 dan Rp81 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
STBL diperdagangkan pada Rp403,519 dengan sinyal teknis bullish didukung moving averages. Pivot point kunci di Rp446, support kuat di Rp433 dan resistance di Rp455. Market cap Rp282,11 juta dengan supply terbatas 10 juta token namun hanya 8% yang beredar. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan.
Outlook jangka pendek positif dengan momentum teknis kuat, namun RSI 6-period menunjukkan kondisi overbought. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi karena likuiditas terbatas dan waktu hold rata-rata hanya 7 hari. Investor perlu waspada terhadap fluktuasi harga cepat di zona resistance.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman STBL →