Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Astar dan Osmosis: Astar diperdagangkan di Rp89,67 (kapitalisasi pasar Rp785,75M, volume 24 jam Rp34,97M), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp621,19 (kapitalisasi pasar Rp487,81M, volume 24 jam Rp56,81M). Perbedaan utamanya: Astar lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Astar 8,7B / 10B ASTR (88%) dibanding 780,3M / 1B OSMO (79%) milik Osmosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 50 Hari dan Osmosis selama 21 Hari.
| ASTR | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp785,75M | Rp487,81M |
Volume (24h) | Rp34,97M | Rp56,81M |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 780,3M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 21 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Astar (ASTR) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp89.394, mendekati level support S1 di Rp90. Token ini menunjukkan tekanan jual yang kuat berdasarkan sinyal teknis dengan 16 indikator sell versus 2 buy. Supply yang beredar mencapai 8,7 juta dari total maksimum 10 juta ASTR, menunjukkan tingkat sirkulasi 88% dengan rata-rata hold time 50 hari.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat di Rp85, sementara risiko utama adalah potensi breakdown di bawah level support jika tekanan jual berlanjut. Investor perlu memantau ketat level kunci Rp85-90 sebagai zona kritis untuk arah selanjutnya.
Osmosis (OSMO) saat ini diperdagangkan pada Rp632,56 dengan sinyal teknis bearish yang kuat, ditunjukkan oleh moving averages yang seragam bearish. Posisi harga berada di bawah titik pivot Rp652, mendekati support S1 di Rp605. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp493,27 juta dengan 79% suplai beredar dari total 1 juta OSMO. Tidak ada berita atau pembaruan protokol signifikan yang tercatat baru-baru ini.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan jual teknis. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun risiko volatilitas tinggi dan sentimen pasar crypto yang lesu patut diwaspadai. Investor harus memantau ketat level support kunci dan perkembangan ekosistem.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →