Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Astar dan Open Gradient: Astar diperdagangkan di Rp89 (kapitalisasi pasar Rp780,21M, volume 24 jam Rp35,85M), sedangkan Open Gradient diperdagangkan di Rp2.141 (kapitalisasi pasar Rp443,01M, volume 24 jam Rp833,4M). Perbedaan utamanya: Astar lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Astar 8,7B / 10B ASTR (88%) dibanding 205,7M / 1B OPG (21%) milik Open Gradient. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 50 Hari dan Open Gradient selama 0 Hari.
| ASTR | OPG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp780,21M | Rp443,01M |
Volume (24h) | Rp35,85M | Rp833,4M |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 205,7M / 1B OPG (21%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 0 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Astar (ASTR) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp89.394, mendekati level support S1 di Rp90. Token ini menunjukkan tekanan jual yang kuat berdasarkan sinyal teknis dengan 16 indikator sell versus 2 buy. Supply yang beredar mencapai 8,7 juta dari total maksimum 10 juta ASTR, menunjukkan tingkat sirkulasi 88% dengan rata-rata hold time 50 hari.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat di Rp85, sementara risiko utama adalah potensi breakdown di bawah level support jika tekanan jual berlanjut. Investor perlu memantau ketat level kunci Rp85-90 sebagai zona kritis untuk arah selanjutnya.
Open Gradient (OPG) saat ini diperdagangkan di Rp2.125,7 dengan kapitalisasi pasar Rp421,94 juta, menunjukkan sinyal teknis bullish secara keseluruhan didorong oleh osilator yang kuat. Token ini memiliki supply maksimum 1 juta OPG dengan tingkat sirkulasi 20%, namun tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang dilaporkan baru-baru ini. Harga saat ini berada di atas support kunci S1 (Rp1.865) dan mendekati pivot point (Rp2.639), mengindikasikan potensi pergerakan ke resistance R1 (Rp3.078).
Outlook keseluruhan netral-bullish dengan peluang dari momentum teknis positif, namun risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto di Indonesia. Investor harus waspada terhadap volume perdagangan yang rendah dan kurangnya aktivitas pengembangan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan jangka panjang.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →OPG adalah aset native dari Open Gradient, protokol yang berfokus pada kolaborasi, koordinasi, dan pertukaran nilai di sekitar model AI serta output yang dihasilkan AI. Ekosistem ini menggabungkan infrastruktur blockchain dan kecerdasan buatan untuk mendukung partisipasi terdesentralisasi dalam pengembangan, penerapan, dan pemanfaatan teknologi AI.
Selengkapnya di halaman OPG →