Perbedaan Astar dan Metaplex: Astar diperdagangkan di Rp81,39 (kapitalisasi pasar Rp710,3M, volume 24 jam Rp20,33M), sedangkan Metaplex diperdagangkan di Rp423,79 (kapitalisasi pasar Rp202,34M, volume 24 jam Rp16,87M). Perbedaan utamanya: Astar jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Metaplex, dan suplai beredar Astar 8,7B / 10B ASTR (88%) dibanding 477M / 1B MPLX (48%) milik Metaplex. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 53 Hari dan Metaplex selama 15 Hari.
| ASTR | MPLX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp710,3M | Rp202,34M |
Volume (24h) | Rp20,33M | Rp16,87M |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 477M / 1B MPLX (48%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →Metaplex memainkan peran penting dalam salah satu ekosistem pengembang terbesar di dunia blockchain dengan menyediakan infrastruktur on-chain yang dibutuhkan untuk membuat hampir semua token dan NFT di Solana dan Solana Virtual Machine (SVM). Platform ini digunakan oleh launchpad, marketplace, game, dompet, dan berbagai aplikasi terkemuka lainnya, menghasilkan pendapatan dan volume transaksi yang signifikan melalui infrastrukturnya.
Selengkapnya di halaman MPLX →