Perbedaan Astar dan Loopring: Astar diperdagangkan di Rp81,46 (kapitalisasi pasar Rp710,88M, volume 24 jam Rp20,79M), sedangkan Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M). Perbedaan utamanya: Astar lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Astar dibatasi (8,7B / 10B ASTR (88%)), sedangkan Loopring terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 53 Hari dan Loopring selama 74 Hari.
| ASTR | LRC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp710,88M | Rp532,87M |
Volume (24h) | Rp20,79M | Rp250,37M |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 1,4B LRC |
Typical Hold Time | 53 Hari | 74 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →