Perbedaan Astar dan Impossible Cloud Network: Astar diperdagangkan di Rp81,37 (kapitalisasi pasar Rp710,96M, volume 24 jam Rp21,72M), sedangkan Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.396 (kapitalisasi pasar Rp607,14M, volume 24 jam Rp13,35M). Perbedaan utamanya: Astar lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Astar 8,7B / 10B ASTR (88%) dibanding 253M / 700M ICNT (37%) milik Impossible Cloud Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 53 Hari dan Impossible Cloud Network selama 4 Hari.
| ASTR | ICNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp710,96M | Rp607,14M |
Volume (24h) | Rp21,72M | Rp13,35M |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 253M / 700M ICNT (37%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →