Perbedaan Astar dan Holo: Astar diperdagangkan di Rp81,55 (kapitalisasi pasar Rp710,93M, volume 24 jam Rp20,49M), sedangkan Holo diperdagangkan di Rp5,75 (kapitalisasi pasar Rp1,01T, volume 24 jam Rp42,84M). Perbedaan utamanya: Holo lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Astar dibatasi (8,7B / 10B ASTR (88%)), sedangkan Holo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 53 Hari dan Holo selama 161 Hari.
| ASTR | HOT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp710,93M | Rp1,01T |
Volume (24h) | Rp20,49M | Rp42,84M |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 176,9B HOT |
Typical Hold Time | 53 Hari | 161 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →Holo adalah platform terdistribusi peer-to-peer untuk menampung aplikasi terdesentralisasi yang dibangun menggunakan Holochain, kerangka kerja untuk mengembangkan DApps yang tidak memerlukan penggunaan teknologi blockchain. Holo dirancang sebagai jembatan antara Holochain, yang mewakili dunia teknologi kripto, dan pengguna sehari-hari. Proyek ini menyoroti beberapa inovasi yang dikatakannya akan "memungkinkan perubahan besar dalam lanskap aplikasi dan mata uang kripto," termasuk kemampuan untuk meng-host aplikasi P2P di internet untuk pengguna mainstream.
Selengkapnya di halaman HOT →