Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Astar dan Flare: Astar diperdagangkan di Rp89,65 (kapitalisasi pasar Rp785,75M, volume 24 jam Rp34,97M), sedangkan Flare diperdagangkan di Rp117,97 (kapitalisasi pasar Rp10,27T, volume 24 jam Rp48M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 13,1× kapitalisasi pasar Astar, dan suplai Astar dibatasi (8,7B / 10B ASTR (88%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 50 Hari dan Flare selama 30 Hari.
| ASTR | FLR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp785,75M | Rp10,27T |
Volume (24h) | Rp34,97M | Rp48M |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 86,8B FLR |
Typical Hold Time | 50 Hari | 30 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Astar (ASTR) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp89.394, mendekati level support S1 di Rp90. Token ini menunjukkan tekanan jual yang kuat berdasarkan sinyal teknis dengan 16 indikator sell versus 2 buy. Supply yang beredar mencapai 8,7 juta dari total maksimum 10 juta ASTR, menunjukkan tingkat sirkulasi 88% dengan rata-rata hold time 50 hari.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat di Rp85, sementara risiko utama adalah potensi breakdown di bawah level support jika tekanan jual berlanjut. Investor perlu memantau ketat level kunci Rp85-90 sebagai zona kritis untuk arah selanjutnya.
FLR saat ini diperdagangkan di Rp119,78 dengan kapitalisasi pasar Rp10,38 triliun. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual kuat, sementara osilator netral. Aset berada di zona support kritis antara S1 (Rp120) dan S2 (Rp119). Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam berita terkini.
Outlook jangka pendek FLR cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support lebih rendah. Peluang terbatas pada rebound teknis dari level support, namun momentum jual dominan. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan kurangnya perkembangan fundamental yang mendorong adopsi jaringan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →