Perbedaan Astar dan Flare: Astar diperdagangkan di Rp79,3 (kapitalisasi pasar Rp690,36M, volume 24 jam Rp20,93M), sedangkan Flare diperdagangkan di Rp106,77 (kapitalisasi pasar Rp9,26T, volume 24 jam Rp27,91M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 13,4× kapitalisasi pasar Astar, dan suplai Astar dibatasi (8,7B / 10B ASTR (88%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 53 Hari dan Flare selama 32 Hari.
| ASTR | FLR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp690,36M | Rp9,26T |
Volume (24h) | Rp20,93M | Rp27,91M |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 86,9B FLR |
Typical Hold Time | 53 Hari | 32 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Astar (ASTR) saat ini diperdagangkan pada Rp81.261 dengan kapitalisasi pasar Rp710,3 juta, menunjukkan tekanan bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis mayoritas bearish. Token ini memiliki sirkulasi 88% dari total supply 10 juta ASTR dengan rata-rata hold time 53 hari. Meskipun indikator osilator menunjukkan sinyal bullish, moving average yang seragam bearish mengindikasikan tren turun yang kuat dalam jangka menengah.
Outlook keseluruhan menunjukkan risiko tinggi dengan peluang terbatas. Peluang utama terletak pada level support kuat di Rp77, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan volatilitas tinggi. Investor harus waspada terhadap potensi penurunan lebih lanjut menuju support level berikutnya.
FLR saat ini diperdagangkan pada Rp107,41 dengan kapitalisasi pasar Rp9,33 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan analisis moving averages dan indikator ADX. Aset ini berada dalam fase konsolidasi dengan waktu holding rata-rata 32 hari, mengindikasikan aktivitas trading jangka menengah. Posisi harga saat ini berada di sekitar level pivot point Rp107, dengan support kuat di Rp104-106 dan resistance di Rp108-110.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support kunci, sementara risiko utama mencakup momentum bearish yang kuat dan rendahnya momentum pembelian berdasarkan indikator teknis. Investor perlu memantau ketat level support untuk menghindari kerugian lebih lanjut.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →