Perbedaan Astar dan Ethereum Name Service: Astar diperdagangkan di Rp80,6 (kapitalisasi pasar Rp704,01M, volume 24 jam Rp22,97M), sedangkan Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp72.548 (kapitalisasi pasar Rp3,03T, volume 24 jam Rp129,93M). Perbedaan utamanya: Ethereum Name Service jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Astar, dan suplai Astar dibatasi (8,7B / 10B ASTR (88%)), sedangkan Ethereum Name Service terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 53 Hari dan Ethereum Name Service selama 31 Hari.
| ASTR | ENS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp704,01M | Rp3,03T |
Volume (24h) | Rp22,97M | Rp129,93M |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 42M ENS |
Typical Hold Time | 53 Hari | 31 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Astar (ASTR) saat ini diperdagangkan di zona Rp81.954 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan potensi oversold berdasarkan RSI. Token ini memiliki sirkulasi 88% dari total supply 10 juta ASTR dengan rata-rata hold time 53 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook: Bearish jangka pendek dengan peluang rebound dari level oversold. Risiko utama: volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor perlu memantau level support kritis di Rp79 dan Rp81 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
ENS saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish. Harga terkini Rp72.797 berada di bawah pivot point Rp74.466, menunjukkan tekanan jual yang kuat dengan moving averages memberikan 12 sinyal jual. Secara fundamental, proyek naming service Ethereum ini memiliki hold time rata-rata 31 hari, mengindikasikan holding pattern jangka menengah. Volume perdagangan 24 jam mencapai Rp42 miliar berdasarkan data CoinGecko 2026-08-13.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi. Peluang muncul jika harga mampu bertahan di support S3 Rp72.355, namun momentum jual dari moving averages dan ADX mengindikasikan potensi penurunan lebih lanjut. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi crypto dan tekanan jual institusional yang berlanjut.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →