Perbedaan Astar dan DIA: Astar diperdagangkan di Rp81,46 (kapitalisasi pasar Rp710,88M, volume 24 jam Rp20,79M), sedangkan DIA diperdagangkan di Rp2.239 (kapitalisasi pasar Rp266,69M, volume 24 jam Rp47,13M). Perbedaan utamanya: Astar jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar Astar 8,7B / 10B ASTR (88%) dibanding 119,7M / 200M DIA (60%) milik DIA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 53 Hari dan DIA selama 24 Hari.
| ASTR | DIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp710,88M | Rp266,69M |
Volume (24h) | Rp20,79M | Rp47,13M |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 119,7M / 200M DIA (60%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →