Perbedaan Astar dan CoW Protocol: Astar diperdagangkan di Rp80,53 (kapitalisasi pasar Rp700,93M, volume 24 jam Rp19,65M), sedangkan CoW Protocol diperdagangkan di Rp1.779 (kapitalisasi pasar Rp1,02T, volume 24 jam Rp39,67M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Astar 8,7B / 10B ASTR (88%) dibanding 575,6M / 1B COW (58%) milik CoW Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 53 Hari dan CoW Protocol selama 21 Hari.
| ASTR | COW | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp700,93M | Rp1,02T |
Volume (24h) | Rp19,65M | Rp39,67M |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 575,6M / 1B COW (58%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 21 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Astar (ASTR) saat ini diperdagangkan pada Rp81.261 dengan kapitalisasi pasar Rp710,3 juta, menunjukkan tekanan bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis mayoritas bearish. Token ini memiliki sirkulasi 88% dari total supply 10 juta ASTR dengan rata-rata hold time 53 hari. Meskipun indikator osilator menunjukkan sinyal bullish, moving average yang seragam bearish mengindikasikan tren turun yang kuat dalam jangka menengah.
Outlook keseluruhan menunjukkan risiko tinggi dengan peluang terbatas. Peluang utama terletak pada level support kuat di Rp77, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan volatilitas tinggi. Investor harus waspada terhadap potensi penurunan lebih lanjut menuju support level berikutnya.
Token COW Protocol saat ini diperdagangkan di Rp1.801 dengan kapitalisasi pasar Rp1,04 triliun. Sinyal teknis menunjukkan bias bearish jangka pendek dengan moving averages seragam bearish, namun osilator memberikan sinyal bullish. Token telah mencapai sirkulasi 58% dari total supply 1 juta COW dengan rata-rata hold time 21 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound dari level oversold (RSI 17-28) namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan dampak geopolitik terhadap pasar crypto secara keseluruhan berdasarkan laporan HSBC 24 Juli 2026.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →