Perbedaan Astar dan Bitcoin: Astar diperdagangkan di Rp80,45 (kapitalisasi pasar Rp703,13M, volume 24 jam Rp23,13M), sedangkan Bitcoin diperdagangkan di Rp1.130.258.268 (kapitalisasi pasar Rp22.625,7T, volume 24 jam Rp351,41T). Perbedaan utamanya: Bitcoin jauh lebih besar — sekitar 32178,5× kapitalisasi pasar Astar, dan suplai beredar Astar 8,7B / 10B ASTR (88%) dibanding 20,1M / 21M BTC (96%) milik Bitcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 53 Hari dan Bitcoin selama 107 Hari.
| ASTR | BTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp703,13M | Rp22.625,7T |
Volume (24h) | Rp23,13M | Rp351,41T |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 20,1M / 21M BTC (96%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 107 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Astar (ASTR) saat ini diperdagangkan di zona Rp81.954 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan potensi oversold berdasarkan RSI. Token ini memiliki sirkulasi 88% dari total supply 10 juta ASTR dengan rata-rata hold time 53 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook: Bearish jangka pendek dengan peluang rebound dari level oversold. Risiko utama: volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor perlu memantau level support kritis di Rp79 dan Rp81 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Bitcoin saat ini diperdagangkan di Rp1.128.189.793 dengan kapitalisasi pasar Rp22.625,7T, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan indikator RSI_6 di level oversold 20.09 yang mengindikasikan potensi rebound. Sirkulasi token mencapai 96% dari total supply 21 juta BTC dengan rata-rata hold time 107 hari, mencerminkan pola akumulasi jangka panjang. Berita terkini mencatat sentimen campuran dengan optimisme jangka panjang namun tekanan jangka pendek akibat faktor makroekonomi.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan bearish jangka pendek dengan peluang akumulasi di level support kunci. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, tekanan regulasi global, dan ketegangan geopolitik yang mempengaruhi likuiditas pasar. Investor disarankan memantau level support Rp1.106.218.824 sebagai zona akumulasi potensial.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →Diciptakan pada Januari 2009 oleh Satoshi Nakamoto. BTC adalah mata uang online terdesentralisasi pertama dan paling banyak digunakan dengan kapitalisasi pasar tertinggi. Tujuannya adalah untuk menyediakan sistem pembayaran peer-to-peer tanpa membutuhkan pihak ketiga. Total pasokan BTC terbatas pada 21 juta keping saja. Di Oktober 2020, ada lebih dari 85% BTC yang telah beredar.
Selengkapnya di halaman BTC →