Perbedaan Astar dan Blast: Astar diperdagangkan di Rp80,61 (kapitalisasi pasar Rp701,37M, volume 24 jam Rp22,76M), sedangkan Blast diperdagangkan di Rp4,31 (kapitalisasi pasar Rp287,92M, volume 24 jam Rp13,97M). Perbedaan utamanya: Astar jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai beredar Astar 8,7B / 10B ASTR (88%) dibanding 67,3B / 100B BLAST (68%) milik Blast. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 53 Hari dan Blast selama 23 Hari.
| ASTR | BLAST | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp701,37M | Rp287,92M |
Volume (24h) | Rp22,76M | Rp13,97M |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 67,3B / 100B BLAST (68%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 23 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Astar (ASTR) saat ini diperdagangkan di zona Rp81.954 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan potensi oversold berdasarkan RSI. Token ini memiliki sirkulasi 88% dari total supply 10 juta ASTR dengan rata-rata hold time 53 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook: Bearish jangka pendek dengan peluang rebound dari level oversold. Risiko utama: volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor perlu memantau level support kritis di Rp79 dan Rp81 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
BLAST saat ini diperdagangkan di zona Rp4.3334 dengan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Token ini memiliki market cap Rp290,44M dengan 67,2M token beredar dari total supply 100M. RSI menunjukkan kondisi netral namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Support utama berada di level Rp4 sementara resistance di Rp5.
Outlook keseluruhan bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang terbatas pada rebound dari support Rp4, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas rendah perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan volume dan aktivitas whale untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →