Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Astar dan Avalanche: Astar diperdagangkan di Rp89,78 (kapitalisasi pasar Rp787,7M, volume 24 jam Rp34,95M), sedangkan Avalanche diperdagangkan di Rp116.549 (kapitalisasi pasar Rp50,55T, volume 24 jam Rp4,59T). Perbedaan utamanya: Avalanche jauh lebih besar — sekitar 64,2× kapitalisasi pasar Astar, dan suplai beredar Astar 8,7B / 10B ASTR (88%) dibanding 431,8M / 715,7M AVAX (61%) milik Avalanche. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Astar selama 50 Hari dan Avalanche selama 83 Hari.
| ASTR | AVAX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp787,7M | Rp50,55T |
Volume (24h) | Rp34,95M | Rp4,59T |
Suplai yang Beredar | 8,7B / 10B ASTR (88%) | 431,8M / 715,7M AVAX (61%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 83 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Astar (ASTR) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp89.394, mendekati level support S1 di Rp90. Token ini menunjukkan tekanan jual yang kuat berdasarkan sinyal teknis dengan 16 indikator sell versus 2 buy. Supply yang beredar mencapai 8,7 juta dari total maksimum 10 juta ASTR, menunjukkan tingkat sirkulasi 88% dengan rata-rata hold time 50 hari.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat di Rp85, sementara risiko utama adalah potensi breakdown di bawah level support jika tekanan jual berlanjut. Investor perlu memantau ketat level kunci Rp85-90 sebagai zona kritis untuk arah selanjutnya.
AVAX saat ini diperdagangkan di Rp116.150 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Posisi harga berada di antara support S2 (Rp116.789) dan resistance R1 (Rp123.492). Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan, namun ekosistem terus berkembang dengan aktivitas developer yang stabil. Sirkulasi token mencapai 61% dari total supply maksimum 715,7 juta AVAX.
Outlook jangka pendek cenderung hati-hati karena tekanan bearish teknis, namun fundamental jaringan yang solid menawarkan potensi jangka panjang. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan ketidakpastian regulasi crypto. Investor harus memantau level support kunci dan perkembangan ekosistem.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →Avalanche adalah platform kontrak pintar tercepat di industri blockchain, dan memiliki validator paling banyak yang mengamankan aktivitasnya dari protokol bukti kepemilikan apa pun. Avalanche sangat cepat, berbiaya rendah, dan juga ramah lingkungan. AVAX digunakan untuk membayar biaya transaksi dan dapat di stake untuk mengamankan jaringan.
Selengkapnya di halaman AVAX →