Perbedaan Aster dan Boundless: Aster diperdagangkan di Rp10.769 (kapitalisasi pasar Rp29,05T, volume 24 jam Rp540,85M), sedangkan Boundless diperdagangkan di Rp673,98 (kapitalisasi pasar Rp211,53M, volume 24 jam Rp66,22M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 137,3× kapitalisasi pasar Boundless, dan suplai Aster dibatasi (2,7B / 8B ASTER (34%)), sedangkan Boundless terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Boundless selama 14 Hari.
| ASTER | ZKC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,05T | Rp211,53M |
Volume (24h) | Rp540,85M | Rp66,22M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 313,9M ZKC |
Typical Hold Time | 23 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Boundless adalah protokol universal yang dirancang untuk menghadirkan teknologi zero-knowledge (ZK) ke setiap blockchain. Protokol ini memungkinkan node prover independen untuk menghasilkan ZK proof bagi blockchain Layer 1, aplikasi, rollup, dan infrastruktur di berbagai jaringan. Dengan memindahkan komputasi ke jaringan Boundless dan melakukan verifikasi proof di on-chain, Boundless memberikan lapisan konsisten untuk skalabilitas dan interoperabilitas tanpa perlu mengubah jaringan yang sudah ada.
Selengkapnya di halaman ZKC →