Perbedaan Aster dan Ripple: Aster diperdagangkan di Rp10.803 (kapitalisasi pasar Rp29,16T, volume 24 jam Rp536,53M), sedangkan Ripple diperdagangkan di Rp17.981 (kapitalisasi pasar Rp1.126,19T, volume 24 jam Rp18,04T). Perbedaan utamanya: Ripple jauh lebih besar — sekitar 38,6× kapitalisasi pasar Aster, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 62,7B / 100B XRP (63%) milik Ripple. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Ripple selama 69 Hari.
| ASTER | XRP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,16T | Rp1.126,19T |
Volume (24h) | Rp536,53M | Rp18,04T |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 62,7B / 100B XRP (63%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 69 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ASTER saat ini diperdagangkan di Rp10.735 dengan kapitalisasi pasar Rp28,98 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages meski osilator netral. Token ini memiliki supply yang beredar 34% dari total maksimum 8 juta, dengan rata-rata hold time 23 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang terbatas pada rebound dari support terdekat, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas perlu diwaspadai investor.
XRP saat ini diperdagangkan di Rp18.078 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, ditandai oleh moving averages yang seragam bearish dan harga mendekati support kritis S1 di Rp17.773. Meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold yang mungkin memicu rebound, token telah turun 43% sejak awal 2026 dan menghadapi tekanan jual berkelanjutan. Secara fundamental, adopsi jaringan terus berkembang dengan integrasi Deutsche Bank dan SG-FORGE yang baru-baru ini mengeluarkan stablecoin EURCV di XRP Ledger, memperkuat utilitas blockchain untuk pembayaran lintas batas.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko downside menuju support Rp17.316 jika tekanan jual berlanjut, namun potensi rebound dari level oversold dan adopsi institusional yang meningkat menjadi peluang jangka menengah. Investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi, sentimen pasar yang rapuh, dan ketidakpastian regulasi crypto global yang dapat mempengaruhi pergerakan harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Aset kripto yang diciptakan untuk menjadi alternatif yang cepat, lebih murah, dan lebih skalabel untuk aset digital lainnya dan platform pembayaran moneter yang ada seperti SWIFT. Juga merupakan aset digital asli di XRP Ledger — teknologi blockchain open-source dan terdesentralisasi yang dapat menyelesaikan transaksi dalam 3-5 detik.
Selengkapnya di halaman XRP →