Perbedaan Aster dan Terra USD: Aster diperdagangkan di Rp10.771 (kapitalisasi pasar Rp29,03T, volume 24 jam Rp639,41M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp89,32 (kapitalisasi pasar Rp496,81M, volume 24 jam Rp31,68M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 58,4× kapitalisasi pasar Terra USD, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 5,6B / 6,1B USTC (92%) milik Terra USD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Terra USD selama 57 Hari.
| ASTER | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,03T | Rp496,81M |
Volume (24h) | Rp639,41M | Rp31,68M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 57 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →