Perbedaan Aster dan Thena: Aster diperdagangkan di Rp10.753 (kapitalisasi pasar Rp28,98T, volume 24 jam Rp605,66M), sedangkan Thena diperdagangkan di Rp1.066 (kapitalisasi pasar Rp143,36M, volume 24 jam Rp73,7M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 202,1× kapitalisasi pasar Thena, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 133,3M / 326,1M THE (41%) milik Thena. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Thena selama 61 Hari.
| ASTER | THE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp28,98T | Rp143,36M |
Volume (24h) | Rp605,66M | Rp73,7M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 133,3M / 326,1M THE (41%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Thena adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang beroperasi dalam BNB Chain. Thena menyediakan layanan luas untuk aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ini juga dirancang untuk memfasilitasi trading spot dan perpetual untuk berbagai jenis aset, sehingga dapat memenuhi kebutuhan berbagai partisipan dalam ekosistem DeFi.
Selengkapnya di halaman THE →