Perbedaan Aster dan TAC Protocol: Aster diperdagangkan di Rp10.737 (kapitalisasi pasar Rp29,03T, volume 24 jam Rp600,3M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp51,63 (kapitalisasi pasar Rp241,22M, volume 24 jam Rp28,62M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 120,3× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai Aster dibatasi (2,7B / 8B ASTER (34%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| ASTER | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,03T | Rp241,22M |
Volume (24h) | Rp600,3M | Rp28,62M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 23 Hari | 5 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ASTER saat ini diperdagangkan pada Rp10.719 dengan kapitalisasi pasar Rp29,03 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dari rata-rata bergerak meskipun osilator netral. Token ini memiliki tingkat sirkulasi 34% dengan waktu tahan rata-rata 23 hari. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk aset ini.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya likuiditas di pasar kripto saat ini.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada Rp51,57 dengan kapitalisasi pasar Rp241,22 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dengan 18 indikator jual melawan 4 indikator beli. Token berada di zona support kritis antara Rp48-52 dengan resistance utama di Rp54-58. RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold di level 26,84, namun momentum jangka menengah masih netral. Hold time rata-rata hanya 5 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek yang dominan.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support oversold, sementara risiko utama mencakup tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas dengan volume rendah. Investor perlu waspada terhadap break di bawah support Rp48 yang dapat memicu penurunan lebih dalam.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →