Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Aster dan TAC Protocol: Aster diperdagangkan di Rp11.178 (kapitalisasi pasar Rp30,4T, volume 24 jam Rp966,48M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp48,6 (kapitalisasi pasar Rp239,95M, volume 24 jam Rp736,63M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 126,7× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai Aster dibatasi (2,7B / 8B ASTER (34%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 21 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| ASTER | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp30,4T | Rp239,95M |
Volume (24h) | Rp966,48M | Rp736,63M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 21 Hari | 4 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ASTER saat ini diperdagangkan di Rp11.243 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, didorong oleh tekanan dari moving averages. Meskipun demikian, osilator menunjukkan kondisi netral dan level support kuat di Rp10.796. Token ini memiliki market cap Rp30,14T dengan supply terbatas 8 juta token, namun tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat, sementara risiko utama mencakup likuiditas terbatas dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati. Investor harus memantau level support kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp80,643 dengan kapitalisasi pasar Rp369,05 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. Token ini memiliki waktu tahan rata-rata 4 hari, dengan RSI_6 di level 3,50 yang mengindikasikan kondisi oversold. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data yang tersedia.
Outlook keseluruhan tetap bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level oversold, sementara risiko utama mencakup likuiditas terbatas, tekanan jual berkelanjutan, dan kurangnya perkembangan fundamental yang dapat mendukung pemulihan harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →