Perbedaan Aster dan Synapse: Aster diperdagangkan di Rp10.771 (kapitalisasi pasar Rp29,04T, volume 24 jam Rp672,29M), sedangkan Synapse diperdagangkan di Rp1.894 (kapitalisasi pasar Rp444,75M, volume 24 jam Rp234,07M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 65,3× kapitalisasi pasar Synapse, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 233,8M / 250M SYN (94%) milik Synapse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Synapse selama 18 Hari.
| ASTER | SYN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,04T | Rp444,75M |
Volume (24h) | Rp672,29M | Rp234,07M |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 233,8M / 250M SYN (94%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Synapse adalah protokol interoperabilitas yang dirancang untuk mengirim data arbitrer secara aman dan aman di antara blockchain. Pengguna dapat mentransfer dan menukar aset mereka di berbagai chain, termasuk ekosistem layer 1, layer 2, dan sidechain. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kompatibilitas antar-blockchain dengan membantu pengguna memindahkan aset mereka antar jaringan secara lebih efisien.
Selengkapnya di halaman SYN →