Perbedaan Aster dan Space and Time: Aster diperdagangkan di Rp10.753 (kapitalisasi pasar Rp28,98T, volume 24 jam Rp605,66M), sedangkan Space and Time diperdagangkan di Rp131,1 (kapitalisasi pasar Rp183,19M, volume 24 jam Rp1,09T). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 158,2× kapitalisasi pasar Space and Time, dan suplai beredar Aster 2,7B / 8B ASTER (34%) dibanding 1,4B / 5B SXT (29%) milik Space and Time. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aster selama 23 Hari dan Space and Time selama 18 Hari.
| ASTER | SXT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp28,98T | Rp183,19M |
Volume (24h) | Rp605,66M | Rp1,09T |
Suplai yang Beredar | 2,7B / 8B ASTER (34%) | 1,4B / 5B SXT (29%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →Space and Time adalah blockchain yang didukung oleh Microsoft dan dirancang khusus untuk data berbukti ZK (ZK-proven data). Dengan mengandalkan Proof of SQL, sebuah koprosesor ZK berkecepatan sub-detik, Space and Time memungkinkan smart contract, agen AI, dan aplikasi onchain untuk melakukan query terhadap data onchain maupun offchain dalam skala besar—serta memverifikasi hasilnya melalui bukti kriptografi. Hal ini menghadirkan akses data yang aman, efisien, dan tanpa perlu kepercayaan di ekosistem terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman SXT →